Cara Meningkatkan Keterampilan
Menyimak
Ada sembilan
cara untuk meningkatkan keterampilan menyimak menurut Webb dalam Tarigan
(1993:78),
antara lain
:
(1) pahami
maksud pembicara,
Pahami
maksud pembicara mempunyai maksud sebagai berikut. Adakalanya pada permulaan
pembicaraan untuk menyampaikan pesannya, sang pembicara justru mengutarakan
atau menyatakan ataupun mengimplikasikan maksud dan tujuan penampilannya.
Simaklah baik-baik butir-butir berharga itu. Cobalah memahami maksud utama
pembicaraannya itu sehingga Anda mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan oleh
pembicara yang diperoleh penyimak dari ucapannya.
(2) hindari
klise gegagah,
hindari
klise gegabah. Agar dapat menjadi penyimak yang baik kita harus menghindari
kegiatan menyimak gagasan yang terlalu sering dipakai dan dapat menimbulkan
tindakan yang kurang baik. Oleh karena itu, dalam kegiatan menyimak seharusnya
menghindari suatu klise yang gegabah.
(3) pahami
maksud Anda menyimak,
pahami maksud Anda menyimak. Sebelum kita melakukan
kegiatan menyimak maka agar kita berhasil menangkap apa yang kita simak kita
harus memahami dahulu maksud kita menyimak. Jika itu bisa dilakukan oleh setiap
orang maka kegiatan menyimak akan dapat ditingkatkan.
(4) kurangi
makna perbedaan dalam bahasa,
Kurangi
makna perbedaan dalam bahasa merupakan cara yang keempat. Dalam kegiatan
menyimak cobalah kurangi makna perbedaan dalam bahasa. Carilah makna persamaan
dalam bahasa. Hal itulah yang akan meningkatkan keterampilan menyimak.
(5) kenalilah
prasangka Anda,
Kenalilah
prasangka Anda merupakan cara yang kelima. Manusia hidup memang tidak bisa
bebas sama sekali dari prasangka dan sifat meniru. Kita sebagai penyimak
haruslah mengenali apa pendapat kita. Janganlah kita memberi pendapat
yang kurang baik sebelum mengetahui sendiri.
(6) kenalilah
prasangka pembicara,
Cara
berikutnya adalah kenalilah prasangka pembicara. Kita harus beranggapan
bahwa sang pembicara adalah orang yang baik dalam menyampaikan gagasannya. Kita
harus bisa mengenali maksud apa yang dimaksud dalam pembicaraan itu sebelum
pembicara selesai mengungkapnya. Jadi kita harus menyimak dengan prasangka
pembicara yang minim.
(7) periksalah
fakta-fakta pembicara,
Periksalah
fakta-fakta pembicara mempunyai maksud sebagai berikut. Pembicara dalam
menyampaikan gagasannya berharap agar orang yang diajak bicara itu maksud apa
yang hendak disampaikan. Cara yang harus dilakukan penyimak adalah
penyimak harus memeriksa fakta-fakta gagasan yang disampaikan pembicara.
(8) simak sampai
selesai,
Cara yang
berikutnya adalah simak sampai selesai. Dalam kegiatan menyimak, penyimak harus
mendengarkan dari awal sampai akhir. Hal itu dilakukan agar kegiatan menyimak
dapat berhasil. Seandainya kita melakukan kegiatan menyimak tidak sesuai dengan
waktunya maka kita tidak akan memhami maksud pembicara.
(9) gunakan
waktu senggang.
gunakan
waktu senggang. Menyimak dengan hasil yang baik harus menggunakan waktu yang
lama. Dengan demikian, gunakanlah waktu yang senggang untuk menyimak agar
kegiatan menyimak dapat meningkat.
by. LaLa Sinaga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar